Riniivan's Blog

Something about my life

 SUP IKAN PEDAS

Bahan:

300 gr ikan kakap fillet, potong dadu

1 liter air

1 sdm air jeruk nipis

2 sdm minyak goreng

2 batang serai, iris serong

2 ruas jari jahe, iris tipis

¼ bh pala, memarkan

3 bh cabai merah besar, belah dua

4 bh tomat sayur, belah 4

5 butir bawang merah, pootng-potong menjadi dua

Garam secukupnya

Bumbu halus:

3 siung bawang putih

1 bh cabai merah

1 ruas jari kunyit

Garam dan gula pasir secukupnya

Cara Membuat :

  1. Lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan garam, diamkan 15 menit.
  2. Panaskan minyak, tumis bumbu halus hingga harum. Tambahkan serai, pala, jahe. Aduk rata.
  3. Tuang air, masak hingga mendidih. Masukkan ikan, masak sampai ikan matang.
  4. Tambahkan cabai merah, tomat sayur, bawang merah. Masak 5 menit, angkat.
  5. Sajikan hangat.

 

Advertisements
Leave a comment »

CAKE TAPE KEJU

Bahan :

500 gram tape Singkong, buang seratnya, haluskan

180 gram keju parut ( boleh cheddar boleh edam )

8 butir kuning telur

4 butir putih telur

250 gram gula pasir

160 gr tepung terigu protein rendah

50 gram susu bubuk

1/2 sendok teh baking powder

150 gram mentega —lelehkan

50 gram keju parut untuk taburan

Cara Membuat :

Dengan menggunakan mixer :

Kocok telur + putih telur + baking soda, setelah mengembang, masukkan tape halus

Deangan spatula / Sendok kayu :

masukkan mentega leleh, aduk rata disusul tepung terigu + susu bubuk + keju parut

Setelah tercampur rata , siapkan loyang ukuran 20cm x 20cm yang telah terlebih dahulu diolesi mentega dan terigu

Taburi keju parut, panggan di oven dengan suhu +/- 180 derajat Celcius hingga kuning kecoklatan

menurut papa mertuaku, enak, gurih dan padat jadi sangat cocok untuk pengganjal perut  🙂

Sayangnya aku kelupaan memfoto kue yang sudah diiris hehehe, keburu abis, baru keinget 😛

Leave a comment »

BERMULUT TAPI TAK MENYAPA

Bermata tapi tak melihat

Bertelinga tapi tak mendengar

Bermulut tapi tak menyapa

Berhati tapi tak merasa….

– sang by Bimbo –

 

What a song… One of my favorite ! and Bimbo sang it beautifully

Bermulut tapi tak menyapa ….

Pernah loh aku ngalamin kejadian yang sempet bikin muka ku merah dan hangat alias malu

Jadi nih, ceritanya, mau senyum pada people I know . People I know disini si bukan hanya berarti people that I got acquainted with . Well I just tried to be friendly. Nabi gue sih ngajarinnya “ senyum itu adalah sedekah” Jadi, suatu ketika, saat gue berpapasan sama seorang cewek yang gue yakin banget dia pun tahu gue , tersenyum lebarlah gue sama dia

Dalam pikiran gue sih, kami kerja di lantai yang sama di gedung kantor gue , beda department  sih tapi sering satu lift, makan di kantin yang sama, ke toilet yang sama

Jadi pede aja, gue senyum ! Hebatnya lagi, gue gak Cuma senyum Bo’, gue juga ( dengan gaya sok ceria gue tentunya ) menyapa dia “ Hi…,met pagi …”

Reaksi si cewek itu , melengos Cuy… tanpa senyum ! Padahal kita eye contact loh waktu gue jelas2 tersenyum sama dia

Huhuhu, yang lebih bikin muka gue merah ( kayanya si merah ya, karna berasa anget 🙂 )

Si Bapak ( kita bertiga di lift ) bilang, udah Mbak, kalo gak dijawab gak apa – apa, gak usah kecewa  😦

Waddooohhhhh

Dari kejadian itu, gue mulai malu mau negor ato senyum duluan ke orang yang gak pernah officially kenalan ma gue. Jadilah sejak itu gue pasanag muka cuek dan rada jutek kalo di kantor ( padahal ya, kata IMAM gue , kalo gue senyum, berasa matahari pun ikut tersenyum hahahahah )

Tapi kemudian gue dengerin lagi lagu Bimbo itu, hmmm…apakah setiap sedekah harus  mengharapkan balesan dari yang kita sedekahi? Apakah kalo kita ngasih sesuatu ke orang, maka orang itu harus ngasih balik ke kita??

Hei Rini….. kalkulator Akhirat tidak begitu itungannya

So, gue berpikir, ngapain ya gue harus mengharapkan seseorang juga akan ramah ke gue kalo gue ramah ke dia

Masalah dia mau bales senyum ato enggak, toh  itu hak dia ya?

Apa gue harus ikut2an kaya dia? NO Way!!

Jadi, sekarang, gue mah tebelin aja muka, kalo ketemu orang yang gue tahu, selingkungan ma gue, gak rugi kok kalo gue tersenyum, nganggukin sedikit kepala tanda salam. Niat gue toh baik ya. It is Me! And I am proud to be ME ! 😛

Masalah dia mau kasih gue tampang jutek, cuek, ato bales senyum, itu hak dia, urusan dia kan ??

And I sang this song in my heart :

Bermata tapi tak melihat

Bertelinga tapi tak mendengar

Bermulut tapi tak menyapa

Berhati tapi tak merasa….

– sang by Bimbo –

Na’udzubillah hi min dzalik….

1 Comment »

Jasa Pijat Panggil di Wilayah Karawaci

Aku seneng banget sama yang namanya spa :  dipijet, dilulur, totok wajah

Dulu waktu rumah masih ngontrak di Jakarta, salon khusus wanita gampang dicarinya jadi disana aku punya beberapa tempat langganan

Trus pindah ke Tangerang, bingung , nyari salon khusus wanita dimana. Sampe suatu sore, ada selebaran nyangkut di pager rumah, semacem iklan gitu, pijet panggil ke rumah

Namanya Pijet Sehat Keluarga kalo nggak salah. Iseng mau nyobain , telfon dech ke 70353262 , minta paket 2 jam pijet . Pemijat yang dating waktu itu namanya Ibu Maria . Mijetnya TOP banget, highly recommended dech

Tarifnya untuk pijet 2 jam itu Rp. 60,000,- .Tips nya terserah aja sama yang make jasanya

Semua pemijat di tempat pijet perempuan. Selain Ibu Maria, ada lagi yang namanya Ibu Tri.Kalo Ibu Tri ini gak bertenaga dech, karna Beliau udah tua. Jadi lebih cocok buat pemula hehe

Ada lagi yang namanya Ibu Wati. Pijetnya juga lumayan oke..But most of All, menurut aku sih teteup, Ibu maria yang ter oke 🙂

Oh ya, selain jasa pijet, mereka juga bisa kok nerima panggilan untuk lulur

Kalo dilulur, kayanya lebih oke dech, karena secara ortomatis dapet layanan pijet juga .Jadi, pegel2 ilang, badan bersih 🙂

Leave a comment »

Hikmah Syukur

Huh…kapan ya Weekend? Kerja dari Senin sampe Jumat, Cuma nungguin weekend

Huh, kenapa ya kerja nya harus jauh, tiap pagi pagi banget udah harus jalan menuju Jakarta, ninggalin Tangerang..Kerja Cuma bikin tua dijalan

Well, keluhan itu selalu datang setiap hari dari aku , terucapkan maupun tidak

Sampe suatu ketika, ketemu tetangga kompleks yang juga berumah di Tangerang dan kerja di Jakarta. Yang juga harus bangun super pagi tiap hari. Yang juga harus bermacet2 sepanjang jalan tol

Aku bertanya pada teman tersebut apakah dia bercita2 cari kerja deket-deket aja dari Tangerang, apa dia gak bête tiap hari bolak balik Tangerang – Jakarta – Tangerang dengan segala kemacetannya

Dan Jawabannya?? Sama sekali tidak. Dia bahagia dengan pekerjaannya karena menurutnya, banyak hal yang bisa dia dapat dengan bekerja di Jakarta dan berumah di Tangerang, karena bekerja bisa jadi bagian dari pengaktualan diri dan Jakarta menjanjikan segalanya ( Padahal dia adalah Ibu Dari dua orang anak , masih bayi loh, dan dia kerja di family company, bukan di listed one )

Well, I were not totally agree with her at that time. But I noticed one  point that she enjoy her work.  Dan tentunya ada pelajaran yang aku dapet dari percakapan itu. Intinya, aku harus enjoy dengan hari-hariku, mensyukuri nikmat pekerjaan yang Allah percayakan padaku

Dengan segala fasilitas dan kemudahan yang kunikmati,dengan bos dan teman2 yang sangat baik, dengan pekerjaan yang tidak membebani . NikmatMu yang mana lagi yang harus kuingkari, ya Allah

Well, bener, aku harus melewati kemacetan hampir setiap hari. Tapi dengan demikian, aku tho jadi lebih inisiatif, dengan berangkat lebih pagi dari rumah. Dan setelah aku gali, ada beberapa hikmah loh yang aku dapet , aku bangun lebih pagi, dan seabis subuh aku bisa mengaji ( yang akhir2 ini udah jaraaanggggg banget aku lakuin karena alesan klise : nggak sempet  ), setelah itu aku masih punya waktu untuk nyiapin keperluan suamiku, menemaninya sarapan pagi, sebelum akhirnya berangkat pukul 6 pagi

Jam 7 an udah sampe kantor, setiap hari aku melihat beberapa office boy / girl di kantor sibuk dengan kewajiban mereka. God, lagi2 aku harus bersyukur bahwa pekerjaanku lebih baik dari mereka

Hari Jumat terasa begitu special karena aku bekerja giat dari Senin, dan Weekend terasa begitu istimewa dengan adanya hari Senin pagi . Kebayang gak si, kalo kita gak ketemu hari Senin pagi, apalah istimewanya Jumat Malem 🙂

Keuntungan lain kerja di Jakarta, setiap Jumat bisa jadi hari pacaran dengan suamiku,dimana untuk meredakan kemacetan Jumat, kami bisa makan,  nonton, ato ngapain lah di Jakarta, again, special things that I have to be grateful for it 🙂

Jadi, to my self  : jangan lihat durinya, t api lihat lah pada bunga mawarnya J. Kebahagiaan itu tidak datang dengan sendirinya melainkan kita yang menciptakannya, jadi kebahagiaan itu sangat bergantung dari sisi mana kita melihat dan mensyukuri sesuatu

Betul kata Imamku, dengan banyak bersyukur dan Qanaah, kita akan selalu bahagia .Yang penting, luruskan niat ,s etiap pagi berangkat meninggalkan rumah karena ibadah kepada Allah, dan syukuri apa pun yang diberikan Allah kepada kita.

Ehhh, ditambah lagi plus pointnya, dengan bersyukur, otomatis Allah akan melipat gandakan nikmatNya kepada kita. Dan janji Allah selalu benar .

1 Comment »