Riniivan's Blog

Something about my life

Intinya : selalu lah bersyukur ^_^

on October 30, 2012

Ada satu cerita tentang aku dan seorang Ibu hebat yang mau aku keep di blog ku. *ibu hebat itu bukan aku hehe jadi gak narsis dooong*

Di usia Abi yang udah masuk 19 bulan,kami masih pilih organic food untuknya.Buka buat gaya2an ato ikutan trend, melainkan karna rada khawatir pada bahaya pestisida dan insektisida.

Jadi semua sayur ,tepung2an,kecap ,mie,semua organik.As the consequence : budget belanja jadi double!

Suatu siang aku janji ketemuan ex temen kantor yang sekarang udah pindah company,untuk lunch bareng.

Biasaaaa…ngobrol ngalor ngidul ala emak2 . Dia nanya apakah Abi masih aku kasih organik ato udah enggak.
Kubilang iya,masih. Dan jeleknya,aku curhat * beda tipis ya,sama mengeluh? *.Aku cerita bahwa budget belanja mingguan anakku untuk makan,gede banget karna organic food harganya makin naik.

Giliran aku dooong nanya anaknya. Tiba2 mata temen ku itu berkaca2 dan tiba2 dia terisak menangis.Sangat kelu!
Mengalir ceritanya tentang anak pertamanya yang alergi parah.

Simpton jika anaknya alergi terhadap sesuatu: kulit bentol2 melepuh,mata bengkak berair,gatal parah daaan..*masyaallah* vertigo hingga muntah *maaf*
Anaknya alergi terhadap banyak jenis makanan.Setiap hari,hanya bisa makan dengan lauk tempe dan sup bening wortel kentang,sama sekali tanpa kaldu.

Ayam,sebagian besar jenis ikan,daging sapi, kambing, susu dan produk turunannya, coklat, sebagian besar sayuran dan buah,seolah menjadi musuh bagi tubuhnya.

Buah? Anaknya hanya bisa melon ,semangka dan pear.Other than that? Bentol2 berair berujung vertigo.

Can You imagine how can a 2.5 year old kid suffered by this allergic? No..no.. she’s not.She’s a child who are still cheerful , no matter how she suffers with that allergic :’-(

And i cried with her,only be able to hug that great mommy.No words could be given to strenghten her but hug.
A loving mommy,is forced to see how her beloved daughter could not eat almost everything.

Padahal dia dan suaminya mampu.Teramat sangat mampu membeli dan menyajikan makanan apa pun untuk anak mereka,semahal apa pun itu. Tapi again,setiap hari sang anak hanya bisa mentolerir sup bening kentang wortel dan tempe.

Hanya ibu hebat yang kuat bertahan memeluk anaknya yang takut tidur karna menurutnya rumah mereka berputar2.

Hanya ibu hebat yang kuat bertahan,membaluri setiap jengkal tubuh sang anak dengan propolis untuk mengurangi perih dan gatal saat bentol2 di kulit sang anak memenuhi tubuhnya.

Hanya ibu hebat yang kuat bertahan,menyaksikan keceriaan dan canda sang anak yang matanya lebam membengkak dan tubuh penuh bercak.

Tuhan….masih pantaskah aku mengeluh? Astagfirullahal adzim…

PS :
Dengan tulus aku berdoa agar seiring bertambahnya waktu, imun sang anak semakin kuat untuk melawan reaksi alergi yang ditimbulkan tubuhnya.
Mate, You are a great-wonderful Bunda !


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s