Riniivan's Blog

Something about my life

Test Sidik Jari untuk Abi

on January 27, 2014

Jadi ceritanya, kemaren officially submit surat resign.Kok Minggu? iyaa..karna kalo hari biasa ngga pernah kesampean.Ujan lah , Kaka bangun siang lah, Kaka nolak pergi lah.

Kemaren saat jalan2 di Lotte Avenue,setelah surat dititipkeun, iseng ngetes sidik jari Kakayo ( kebetulan ada counter Kimia Pharma yg lagi ada event ).

Well, as being observed so far by Popi and Momi, yes, he is cognitive type dgn tipe sidik jari worhl.Artinya?
Abi bertindak based on logikanya mostly.Doing any action based on his logic, whether it will benefit him or not. If not, he will never do it!

Pantes aja, kalo ada benefitnya, dia cepet bngt disuruh ngelakuin sesuatu. Contoh, ngafalin doa bobo, hafal 2 hari dengan reward dibacain buku cerita, dia boleh nonton DVD kesayangannya kaya Barney, Pocoyo, lagu2, asalkan udah baca suraf Al Ikhlas ( and yes, dia hafal dalam 2-3 hari ), mau mamam roti peanut butter kesukaannya, dia lancar baca doa makan.

Juga kalo diminta ngelakuin sesuatu kaya ngeberesin maenannya, buang sampah, naro pakean kotor, ato apa pun, Abi akan  cepat ngerjain kalo ada benefitnya buat dia ( a bit opportunist? ), boleh maen lego asal mobil2annya diberesin.Boleh baca buku asal kamarnya dirapiin, boleh mamam es krim pisang momi asal nasinya diabisin. Gitu tuh.

Alhamdulillah we had been on the track.Dari Abi bayi, udah keliatan kerasnya if he wants something. Dan dari Abi 1 tahunan, saat komunikasinya udah lumayan bagus  Popi dan momi menerapkan sistem reward and punishment.Mau apa pun dia, akan diakomodir asalkan…. ( dia harus ngelakui  sesuatu yang baik )

Kalo Abi ngelanggar beberapa rules Momi Popinya ( memukul, tereak marah ato ngelempar karna marah ) , maka Abi akan di time out, masuk ke kamar sampe dia mau menjelaskan  kenapa dia begitu. Dalam proses pendisiplinan ini Momi Popi menerapkan No yelling, nor hitting ke Abi.

Sedari usia 1 thn, dia sudah diperlakukan seperti anak gede.Ditanya pendapatnya untuk segala hal yang ngelibatin Abi , ditegur kalo Abi ngelakuin kekeliruan, diminta menyampaikan dgn verbal apa kemauannya , tidak dengan rengekan, tidak pernah dipermudah untuk mendapatkan sesuatu yang sifatnya materi.

Ternyata benar kata psikolog nya kemaren.Tipe Abi TIDAK boleh dimanja.Punishment and reward harus diterapkan.

Kecuali olahraga , Abi tergolong affektif, artinya moody alias pake perasaan, juga saat interaksi sosial, Abi tipenya affektif, yang jeleknya mudah terpengaruh ( well, harus cari lingkungan yang membawa dampak positif buat Abi.

Dalam komunikasi pun, Abi tergolong kognitif.Artinya, supel, ramah, bisa masuk ke semua golongan, tapiii  untuk bisa ngobrol asyik, lagi2 tipe ini akan nganalisa dulu, ada untungnya ngga buat dia.Kalo ngga ada, tipe ini akan sangat malas ngleluarin  ide2  kreatifitas ato pemikiran2 nya.

In general  orang bertipe kognitif, lebih make logikanya dari pada perasaannya, dan tipe ini bisa sangat fokus pada tujuannya. Katanya siih di dunia ini, orang tipe ini ada sekitar 25-30%.

Kebanyakan orang bertipe affektif (60% , termasuk momi niih ), sisanya intuitif alias sangat idealis ( hanya 5%?? ) .Itu penjelasan psikolognya kemaren.

Test ini bukan ramalan! karna sidik jari adalah bawaan dari manusia sejak usia 3 bulan dalam kandungan dan akan stagnan alias tidak berubah sampe meninggal.

Bukan berarti tipe satu lebih cerdas  dari tipe lain.No! Tujuan test ini adalah untuk mengetahui dengan lebih gampang , gimana cara pendekatan ,yang perlu dilakukan terhadap anak.

Kalo momi nih ya, paling keriting dan emosi kalo disuruh ngelakui  sesuat based on reward .Hadooh..rasanya kok kaya “dibeli”.Tapi..kalo Popi dan Abi, emang gitu cara mentrigger nya.

Well, apa pun hasilnya kelak, yang terpenting adalah, orang tua mau ngelakuin apaaaa aja untuk menjadikan anak2 kita anak yang sholeh.Yang kelak, bisa mengangkat derajat kita, bukan di dunia , melainkan di akhirat.Yang bisa bersaksi baik atas kita kelak, yang bisa dipertanggung jawabkan kepada pemilik sedungguhnya, Allah.

Apapun akan dilakukan, untuk mencapai itu.Tujuan momi dan Popi sekarang cuma 1, agar Abi jadi anak yang sholeh.Jika dapet bonus kecerdasan IQ dan EQ, itu adalah anugrah tambahan yang luar biasa.Jika dapet keelokan rupa dan fisik, itu bonus sampingan aja.

Semoga Allah meridhoi tujuan perjuangan ini, karna Dia adalah Zat yang mampu dan berkuasa membolak balikkan hati .Satu hal, bukan hasilnya yang akan Dia tanyakan , melainkan proses apa yang telah kita lakukan pada titipanNya itu.

image


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s