Riniivan's Blog

Something about my life

Otak Otak Bakar

Di freezer ada stock daging ikan tenggiri siap olah sisa bikin mpek2 Abi .
Sekalian ngosongin freezer agar stock ngga terlalu lama ngendon disana, saya olah dech jadi otak2.Kenapa otak2? Karna Popi suka, karna stock mpek mpek beku di freezer masih ada, karna ada sisa daun pisang seabis bikin nasi bakar (lagi).

Hasilnya not bad at all,  enak malah.Kalo beli kan : harga lumayan mahal, sizenya imut banget, sekali gigit, kunyah, telen doang, belum lagi suka dipakein micin sama pembuat ato penjualnya. Laris Manis judulnya, pas ujan2, walo saya ngga bikin sambel kacang nya

BAHAN :
500gram daging ikan tenggiri siap pakai
5sendok makan sagu
1sendok makan tepung beras
2 batang daun bawang iris tipis
5siung bawang merah haluskan
3siung bawang putih haluskan
200mili santan kental dingin ( saya pake santan kara ),
gula, garam, merica secukupnya
Putih telur : 3butir

CARA :
Masukkan semua bahan, kecuali daun bawang, ke dalam food processor, proses hingga halus dan tercampur rata.

Setelah halus dan merata, tuang ke dalam mangkuk besar, campurkan irisan daun bawang, aduk rata.

Tuang 1 sendok makan adonan ke daun pisang yang sudah dibersihkan dan dilayur, bungkus dan semat dengan lidi ato steples

Bakar di oven ato di wajan teflon lebar di atas kompor dengan api sedang

image

image

image

Advertisements
1 Comment »

Martabak Bolu Mini

Sumber resep dari blog nya Mba Rina Rinso di http://ala-rinarinso.blogspot.com/2013/12/martabak-bolu-mini.html?m=1

Lidah saya ini entah kenapa, sensitive terhadap baking soda.Jadi, kalo beli martabak, paling cuma makan sepotong karna rasanya mulut saya licin.Sementara, suami penggemar berat martabak dan anak pun ikut2an selera Popinya.Jadi, harus bisa bikin sendiri dan ngegoogle, nemu resep ini tanpa baking soda. Kalopun pake baking powder, in total saya hanya pake seperempat sendok teh, jadi rasanya di martabak ngga muncul 🙂

Trims buat mbak Rina, resepnya 🙂

BAHAN :

200 gr terigu serbaguna
6 sendok makan gula pasir
seujung sendok teh baking powder
1/4 sdt garam
300 mili  susu cair
3 butir telur
3sendok makan gula pasir 
1/2 sdt fermipan
seujung sdt baking powder
50 gr mentega dicairkan

CARA :
Di mangkuk : campur rata terigu, gula dan baking powder
Tuang susu sedikit demi sedikit, kocok dengan whisk hingga rata dan tercampur

Masukkan fermipan, aduk rata. Diamkan sekitar 1jam

Sementara itu, dimangkuk terpisah, kocok telur dan gula pasir yang 3sendok makan hingga tercampur ( pake garpu ).Sisihkan.

Setelah adonan diistirahatkan selama kurang lebih 1 jam, tuang kocokan telur ke dalamnya, tambahkan garam, aduk rata dengan whisk, masukkan mentega yang sudah dilelehkan.

Terakhir, masukkan seujung sendok teh baking powder, kocok rata.

Panaskan cetakan ( saya pake snack maker ), pastikan benar2 panas maksimal.Gunakan api super kecil.

Tuang adonan ke loyang, akan muncul lubang2 banyak ( dengan api super kecil biar ngga gosong ).Tabur gula pasir setelah terbentuk lubang2, tutup loyang.

Saat matang, siap di topping.
Kalo saya, dioles butter dulu, baru ditopping. Alternative nya
: oles butter, tuang susu kental manis, tabur keju
: oles peanut butter, tabur keju
: beri cacahan coklat silverqueen ato toblerone setengah sisinya, setengahnya lagi taburi keju parut.
: setengah ruas matabak diberi keju parut, setengahnya lagi meises

image

image

image

Leave a comment »

Agar Agar Dodol Palembang

Ini dulu inget banget, selalu ada di setiap acara hajatan dan Lebaran di rumah Emak ( baca : Nenek ) selain maksuba, 8jam, bolu suri ato cake2 khas lainnya.Tapi mama ngga pernah bikin, mungkin karna kami dulu ngga begitu doyan yaa.

Naaah..tetiba aja saya jadi keinget jenis puding ini saat kumpul keluarga di Lampung kemaren saat nikahan ade sepupu yang berjodoh dara manis dari Lampung.Jadi saat ngobrol2 sama tante, sekalian nodong resep 😀

Balik ke rumah, lusanya langsung ke pasar, beli santan murni.Milih kelapanya, minta sekalian diparut dan diperas tanpa tambahan air, jadi dari 4 buah kelapa ukuran lumayan besar, dapet seplastik es batu pati santan.Langsung dieksekusi dech.

BAHAN :
8gelas belimbing santan kental dari 4butir kelapa
150gram gula pasir
5 bungkus agar2 putih
8sendok makan coklat bubuk kualitas baik
1.5 kaleng susu kental manis coklat
sejumput garam

CARA :
Di panci besar, campur semua bahan, aduk rata jangan sampai bergerindil

Lalu masak di atas api kecil sambil rutin diaduk2

Saat adonan mengental dan.mulai mendidih, matikan api, aduk2 agar uap panas hilang

Tuang ke cetakan ato loyang, dinginkan

Aduuh..itu Abi sukaaa banget.Sebagian besar dibawa ke Bandung, sebagian lagi untuk dirumah.Legit kaya dodol rasa coklat 😀

image

image

Leave a comment »

#Sekolahbumomi in Pict

image

Note : Abi dan Momi belajar penjumlahan dengan alat bantu jari kertas.Yang dijiplak adalah tangan Abi dan momi, lalu dipake untuk menjumlahkan soal2 penjumlahan sederhana

image

Note : membuat vas bunga.Pot nya pake gelas kertas, beli di pasar basah 6,000 perak dapet 20gelas.Isi “tanah”nya dari kantong kresek , aneka tanamannya dari kertas karton, batang nya dari stick popcicle.Abi belajar apa? nempel buah nya, dan menghitung serta menjumlahkan.

Untuk anak usia lebih kecil dari Abi, bisa belajar warna, shape, dan ngelatih motorik nya saat nempel.

image

Note : Dengan memanfaatkan sticker meteran yang umum dijual di pinggir jalan untuk aksesoris motor.Ngebelinya 10ribu 1meter kertas, bisa beli setengah meter, banyaaak dan murah.Saya gunting membentuk beberapa jenis shape ie : circle, triangle, rectangular ato square.Lalu di kertas lembar kegiatan, saya gambar dengan tangan, urutan pola shape yang harus diikuti Abi.Abi menempel shape sesuai pola yang saya buat.Disini Abi belajar pemolaan urutan bentuk.Bagi anak lebih kecil, bisa mengajari mereka aneka bentuk shape yang dikelompokkan sesuai jenisnya.

image

Note : Saya bikin jemuran bersama Abi.Asal lilit aja di benda2 yang ada di rumah, pake tali rafia dan jepit jemuran.Menggunakan kertas yang saya gunting seukuran, saya tuliskan 1huruf di tiap
potongan kertas.Lalu semua huruf saya sebar di lantai di bawah “jemuran”, dengan semangat sambil inovasi nyanyi2, saya dan Abi menjemur huruf berdasarkan kata yang diberikan misal : CAR , maka Abi akan mencari huruf per huruf dan menjemurnya membentuk kata yang dimaksud.

image

Note : Abi paling suka nempel.Lalu saya kasih potongan2 shape dan mengajaknya membentuk vehicle yang dia suka kaya mobil, truck, ato bus.Abi berlatih menempel, menyusun dari bentuk yang ada, lalu kami hitung masing2 jumlah shape nya

image

Note : memanfaatkan kancing baju yang saya tempel huruf2 dan dilekatkan dengan double tape, Abi membentuk kata sesuai yang diminta.Intinya belajar mengenal huruf dengan media kancing baju.Something new for him, jadi dia antusias.

image

Note : Simple activity .Saya tulis satu kata di papan.Saya siapkan potongan2 huruf dan Abi mencari satu persatu huruf, membentuk kata yang saya tempel di papan.Belajar mengenal huruf toh? 😀

image

Note : belajar bentuk / shape, menempel, membentuk bangunan dan pohon.Saya bikin awan dan matahari Tanpa pengarahan dan contoh, Abi yang menempel, dan memutuskan dimana posisi awan, pohon, jendela, matahari, dll

Ntar lanjut yaaaa di part 2

PS : untuk seorang bunda hebat yang tadi ngemail nanyain contoh aktivitas kami di #sekolahbumomi

3 Comments »

Selamat Hari Guru.

image

Telat 1 hari sih..tapi tak masalah.

Menurut wikipedia –  http://id.m.wikipedia.org/wiki/Guru
“Guru adalah pendidik dan pengajar padapendidikan anak usia dini jalur sekolah atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru.”

Guru paling berkesan bagi saya? Hampir semua Guru SD saya dulu plus 1 orang guru SMP yang mengajar Bahasa Inggris.Yang lainnya? Terkenang tapi tanpa kesan khusus 😀

Cita2 saya sejak SMA adalah menjadi guru.Tapi entah kenapa, orangtua tak merestui dan tak menganggapnya cukup layak. Seingat saya, dua kali membeli formulir UMPTN karena di form yang pertama, saya mengisi FKIP sebagai pilihan fakultas dan jurusan.Berhubung ditolak orangtua ( dan saya menangis berhari2 saat itu , dengan hasil sama, penolakan ). Maka di form kedua yang saya beli, saya pun mengisi Fakultas Teknik sebagai pilihan utama, yang direstui orangtua dan akhirnya lulus.

Menamatkan pendidikan S1 , cita2 saya belum kandas. Saya mendatangi dosen pembimbing dan dengan mata basah, menyampaikan padanya bahwa saya mau jadi guru ( karena beliau saat itu juga menjabat sebagai salah satu Dosen senior di beberapa kampus dan Dewan Pembina di salah satu SMA dikota ku ). Saat itu beliau menantang saya dengan jargon : jadi guru tidak akan kaya harta.Saya kekeuh.Beliau bilang : untuk seorang Sarjana Teknik, kerja di industri jauh lebih menjanjikan, saya pun tetap kekeuh mau jadi guru.

Melihat  kesungguhan niat saya, saya pun dimentor oleh beliau, saat skripsi, nyambil jadi asisten beliau, mengajar kelas semester 3, dengan co fasilitating tanpa dibayar .Saya bahagia teramat sangat.Tanpa bayaran dan iming2 apa pun.

Singkat cerita, saya pun dipercaya beliau  dan lulus tes mengajar di salah  satu kampus swasta.Dipersingkat lagi ceritanya, benturan datang bertubi2 dari sana sini hingga akhirnya saya menyerah.Saya meninggalkan dunia mengajar, yang selama hampir 2.5tahun saya perjuangkan. Dosen saya hanya bilang, the teacher is not to be born.Menjadi guru adalah panggilan.Dan dia melihat hal itu sangat kuat ada pada diri saya. Beliau wafat dengan pesan, be a good teacher, at least for your own children.Dont ever kill the gift.

Waktu berlalu bertahun2, saya kerja di sektor perbankan tapi hasrat mengajar tetap tumbuh.Sepulang kerja, tanpa rasa lelah, saya mengajar di salah satu tempat kursus Bahasa Inggris di kota saya, juga hari Sabtu, saya menjadi guess teacher di kelas2 guru2 lain, dengan bayaran rasa bahagia dan kepuasan batin.Saya membawa kebahagiaan bagi anak2 yang rata2 SMA.Kelas saya selalu penuh, ramai, penuh tawa, full English, dengan hujanan hadiah murah meriah bagi kurid2 yang aktif , dan semuanya aktif jadi semua dapet hadiah dech, semua jaim hilang, semua merasa tertantang.

Rupanya lagi2 hal ini mengganggu guru2 lain yang metode mengajarnya masih 1 arah dan teoritis.Mereka melayangkan protes pada pemimpin karna sebagian besar murid mereka pindah ke kelas saya .Karna murid2 di kelas mereka mulai membanding2kan mereka dengan saya.

Ahh..lagi2, demi kebaikan bersama, saya pun mundur dan saat bersamaan harus hijrah ke Jakarta. Tapi Allah Maha mengatur.Di ujung masa lelah saya terjun di team bisnis bertahun2 , saya akhirnya mendapat kesempatan join di tim support, as a facilitator.Tugas saya : mengajar RM2 baru ( Relationship Manager ).

And yes! that’s the happiest moment of my working at the bank.Kelas saya selalu penuh aktivitas, belajar product knowledge terasa begitu colourful dan menarik. Tapi, sekali lagi, Allah Maha Tahu apa yang terbaik.

Saya meninggalkan passion saya itu, dengan segala suka dan suka nya, dengan keridhoan tinggi, demi menjadi madrasah bagi anak saya, Abisha.

Saya menyesal? Tidak.Saya menyalahkan orang tua yang tidak merestui saya menjadi guru? Sama Sekali Tidak.Semua sudah saya usahakan, tapi Allah memberikan yang terbaik buat saya.

Ya, sekarang saya adalah guru bagi Abi, di #sekolahbumomi, nama yang diberikan anak saya atas aktivitas kami. Saya bersyukur malah, dengan bekal dan pengalaman saya dimasa lalu, saya sangat bersemangat merumuskan materi2 bermainnya Abi dengan selipan2 aktivitas belajar nya. Allah Maha Tahu apa yang terbaik.Dan ini adalah Qadarullah bagi saya. Alhamdulillah ^_^

Leave a comment »

Bingka Singkong

Singkong adalah jenis bahan olahan makanan yang harganya terjangkau dan rasanya pun enak.Digoreng, dikukus dengan cocolan gula kelapa, dibikin ketimus, talam, getuk, semua enak dan semua sudah pernah saya coba.Naaah..kemarin itu dapet kiriman singkong dari mba yang bantu2 setrika dirumah, lumayan banyak sekitar 2kilo.Sementara 2 minggu sebelumnya udah bikin ketimus, hmmm..yang ini dibikin apa ya? Ngegoogle dech dan dapet ide untuk bikin bingka.Resepnya dari Mba Endang di blog kerennya JTT : http://www.justtryandtaste.com/2012/07/bingka-ubi-kayu-yang-tradisional-tak.html?m=1

Hanya saja, saya pake 1kilo singkong parut dan tanpa pewarna makanan.

BAHAN :
1kilo singkong parut, peras air singkong dengan serbet bersih
200mili air
150 gula pasir
setengah sendok teh garam
2butir telur
1kotak santan instan volume 200mili
Vanilla bubuk seujung sendok
Mentega 50gram

CARA
Bikinnya gampang banget, yang repot hanya di bagian marut singkong nya doang hehehe

Kocok telur dan santan plus garam dan vanilli hingga rata ( pake garpu ato wishk ), sisihkqn
Rebus gula dengan air hingga larut, tambahkan mentega hingga leleh.
Tuang larutan gula ke singkong, aduk rata.
Setelah tidak begitu panas, tuang campuran santan ke adonan singkong, aduk rata dengan spatula.Akan didapat adonan yang kental.

Siapkan loyang 20 x 20 yang telah dioles margarin dan dilapisi kertas minyak #penting agar ngga lengket

Tuang adonan bingka , oven dengan api sedang hingga kekuningan dan lakukan tes tusuk

PS : agar tidak lengket, keluarkan dari loyang dan iris bingka saat udah dingin.Rasanya legit banget , enak disantap saat hangat  sih kalo menurut saya ^_^

image

image

image

image

Leave a comment »

Ke IKEA

Kemaren, bertepatan dengan jadwal cuti Popi, diajakin ke IKEA, sekalian mau nyari rak piring kaya Rovega itu, siapa tau harga di sana lebih murah dari Rovega 😀

Sepi! Nggak kaya testimoni beberapa temen yang dateng ke IKEA di weekend, bejibun riweuh katanya.

Jreenngg…luooas bangeet! banget! Begitu masuk,  pengunjung bisa langsung mendapatkan rak shopping directory, setp by step how to shop at Ikea, juga adankatalog yang hanya untuk dipinjamkan, juga plastik belanja buesaar..

Lalu masuk ke lantai bawah, hmm luas dan barang2 tersusun kaya di gudang.Lantai dasar berisi aneka pernak pernik rumah kaya kursi rotan, meja2 fungsional, aneka lampu, keranjang pakaian, lemari pakaian, bunga imitasi dan bunga segar, jam, perabot2 lainnya, juga peralatan dapur mulai piring, sendok, hingga aneka wajan, panci, teko,dll dst buayaaak banget, ada juga rak piring, serbet, gordyn, ikea pruta dan aneka jenis food container aneka warna, shape dan size.

Whuaaa…ngiler! tapii..eits..keinginan ato kebutuhan?? hmm..sambil cilang cileung tengak tengok, saya mikir..aha..saya udah punya semua kook walo modelnya ngga updated, toh semua masih berfungsi dengan sangat baik.Yang saya butuhkan adalah rak pirung tertutup kaya Rovega, juga 1 set meja belajar kecil untuk Abi.Daaaan..keduanya ngga ketemu alias ngga ada.Ada siih..set meja kursi anak, tapiii..warnanya pink! Popi ngga recommend.Ya udaah dech hehehe..

Naik ke lantai 1, hmm..disini lebih ke set furniture, kaya set dapur, bedroom set, livingroom set, working room set dan juga aneka sofa.Sebagian lantai dijadikan food court.Tadinya niat ngemil2 cantik disitu. Tapiii…berdua popi discussed, halal certified ngga ya? Mau nanya, kok waktunya mepe,t kita belum sholat ashar. Karna ngejer sholat, dan juga belum sempet konfirmasi kehalalannya, kita putusin ngga makan disana ahh.

Mushola nya ada di parkiran.Eiits..walo di parkiran, mushola nya keren!.Gede, adem ber AC, bersih dan wangi.Terpisah tapi bersebelahan antara mushola pria dan wanita.Mukenanya bagus berbahan batik halus, bersih dan wangi #berharap bertahun2 kelak usia Ikea bertambah, kondisi mushola dan mukena nya tetep kaya sekarang hehehe
Sukaa ama musholanya.

Owiya, parkirannya loaass..ada parkir basement yang lariss manis, juga di ground luar, daaan ada pangkalan taxi bluebird juga 😀

Tapiii..sayang disayang, Popi dan Abi ngga gitu ngeklik sama home furnishing shopping place ini :’-(  Mereka teteeup ngga bisa move on dari Ace Hardware.

Tapi ngga papa jugaa..Momi ikut aja kemana Popi dan Abi suka aahh..daripada shopping sendirian trus nyasar saking gedenya hehehehe ( owiyaa…malemnya kaki saya kencang dan tegang karna kepegelan #haisshh)

Sayang, karna terlalu fokus dan antusian sama cilang cileung tadi, ngga banyak dech, foto2nya..

image

image

image

image

Leave a comment »

Alternatif Nasi untuk Anak : Pepes Nasi Opor Bakar

Naahh…kalo Abi udah mulai melambat makannya, artinya mominya harus cari alternative makanan atau lauknya.Kadang saya bikin nasi tim, nasi daging sayuran ( cocok untuk travelling karena protein hewani dan vitamin sayuran udah tercampur komplit ), kadang nasi hainan ayam, kadang bikin nasi dadar, kroket nasi, nasi liwet, nasi serundeng daging cincang ato nasi bakar.

Naah..untuk nasi bakar , hahaha, ini ngarang banget, eh gak juga ding, terinspirasi dari sodara juga, selain ala ala liwet yang dibungkus daun lalu dibakr, saya juga pernah bikin nasi pepes kari bakar, nasi pepes opor yang dibakar :-D.Alhamdulillah…kalo once in a while menu makannya divariasiin, Abi bisa lahap dan cepet abis mam nya 🙂

PEPES NASI OPOR AYAM ( DIBAKAR )

Bahan :
Semangkuk beras, cuci bersih, tiriskan,
1buah wortel jepang iris kotak
1buah paprika hijau : iris kotak
Daging giling : 100gram
Daging ayam fillet : 75 gram potong kotak kecil
kembang kol ato sayuran bertekstur keras dan tahan perebusan lainnya
Santan kelapa : 250mili
daun bawang : 2batang, iris kasar
Daun salam 4 lembar ,robek
Daun jeruk 2lembar, robek
Serai 2batang

BUMBU HALUS:

6 butir bawang merah
4 siung bawang putih
4 butir kemiri sangrai
2 cm kunyit
1/2 sendok teh merica bubuk
gula garam secukupnya ( Abi less salt )

CARA BIKIN :
Tumis bumbu halus dengan sedikit minyak, masukkan daging giling dan ayam fillet, masak hingga berubah warna.
Masukkan daun salam, serai dan daun jeruk, oseng hingga harum
Masukkan wortel, paprika dan sayuran lainnya,aduk rata.
Tambahkan beras, aduk rata
Masukkan santan, masak hingga air meresap ke beras,
Tambahkan daun bawang

Kukus hingga matang

Lalu siapkan daun pisang yang sudah dilap bersih dan dilayur di api kompor agar layu dan lemas.

Bungkus nasi, sesuaikan ukuran dengan daya makan anak hehehe, semat lidi, bakar sebentar hingga wangi.
Ngebakarnya bisa pake oven ato pake happy call ato juga pake wajan teflon.

Sajikan

image

ahahaha..saya memang tidak ahli dalam bungkus membungkus dengan daun euuy.Tapi beneran, isinya enak! 😀

Leave a comment »

Vla Durian :-D

Di suatu wiken, dengan menyenangkannya, Popi ngajak ke bengkel benerin lampu mobil yang meredup daan…sekalian makan duren di Rumah Durian Serpong #cihuuy banget.

Saya dan Abi segitu semangat langsung siap2 setelah Dzuhur dan makan siang .Wusshh..kita pun meluncur ke arah Jl Raya Serpong.Dilala, begitu masuk Rumah Durian, kook, kosong? ohh..ternyata mereka lagi ngga nyetok durian karena memang lagi ngga ada stock dan supply durian bagus.

Hmm..untuk mengobati rasa sedikit kecewa (halaahh ), saya dan Abi pun pilih makan es krim durian murni dan pancake durian.Popi ngga doyan durian olahan, jadi nyuapin Abi aja selagi momi nya Abi sibuk dengan es krim dan pancake nya.

Naah..pas mau bayar, disuruh Popi ambil 1kilo durian beku, kata beliau buat stok kalo momi pengen bikin sesuatu dengan rasa surian.Uhhuuyy..Jazakallahu khoir pop.

Nyampe rumah, si durian semingguan teronggok aja di freezer.Naah, hari ini disempet2in dipisah2 menjadi kemasan 250gram.250gram pertama diolah jadi vla durian untuk isian kue soes, rencananya.250gram kedua diolah bersama santan dan gula merah serta sedikit maizena agar kental, menjadi kinca durian buat temen makan serabi ato ketan gurih.Keduannya disimpen dulu di chiller untuk pengolahan lebih lanjut.Hehehehe…mumpung di rumah lagi ada Mimi Iis, jadi bisa bikin dessert favorit karna ada yang bantu ngabisin 😀

VLA DURIAN

BAHAN :
250gram daging durian
400mili susu UHT
Susu Kental manis : disesuaikan dengan tingkat manis yang disuka
tepung maizena : 3sendok makan
sejumput garam
1/2 sendok teh vanilla butter
3 kemasan kecil butter (setara 3 sendok makan )
150mili whipping cream

CARA :
Di panci : masukkan semua bahan kecuali whiping cream, aduk hingga tercampur rata, lalu jerang di atas kompor dengan api kecil sambil rajin diaduk.

Setelah adonan meletup dan mengental, dinginkan.Setelah dingin, simpan dikulkas.3-4jam kemudian, keluarkan dari kulkas, mixer dengan kecepatan rendah.Sementara itu, mixer whipping cream hingga kaku ( sebentar saja ), lalu campur ke vla durian, mixer pelan.Dinginkan

Leave a comment »

Bingung Nentuin Judul

Hari Kamis pekan lalu, kami ke Lampung, ngehadirin nikahan adik sepupu saya yang Alhamdulillah mendapat pasangan hidup dari Tanah Lampung.Dan tentunya berkesempatan silaturahmi ke adik kandungku.Daan Alhamdulillahnya lagi, semua adik2, papa dan mama pun bisa ikut hadir, jadi bisa sekalian ngumpul, reuni, anak,mantu dan cucu2.

Abi sangat excited bisa ketemu kakaknya, Mas Raafi.Saking over excited nya, hari Minggunya Abi demam, mungkin karna kecapean dan kurang tidur ya..#Alhamdulillah, hari ini udah sehat lagi.

Adikku itu tadinya seorang Ibu bekerja.Iya, bekerja di salah satu bank BUMN dengan posisi yang cukup oke dan menjanjikan, juga dagang on line udah kurleb 3tahunan. Beliau memiliki 3anak, 2 diantara mereka adalah kembar, ketiganya lelaki ganteng.Satu bulan yang lalu, adikku ini memutuskan resign dari tempat kerjanya setelah 10tahun lebih mengabdi,memutuskan untuk fokus membesarkan sendiri  3 anaknya.

Anaknya yang pertama, kakaknya Abi : Mas Raafi berumur 5.5 tahun, dan twins Mas Bagas dan De Bagus, berumur 1 tahun.Adikku itu melepas semua yang disukainya dari pekerjaannya demi keluarganya.Bukan karna dia latah ikutan kakaknya ini (baca : saya ), bukan karna dia ingin dicap sebagai ibu yang baik, bukan karna dia ingin tindakannya resign itu disebut pengorbanan, melainkan karena tuntutan.Karna dia telah memilih. Memilih melepaskan pekerjaan dan karirnya dan semua pendapatannya untuk memenuhi kewajibannya sebagai ibu dan istri. Karna waktunya untuk dia telah tiba, saat anak dan keluarga tidak bisa lagi berjalan baik dengan nyambil kerja.

Saya melihat betapa dia pontang panting tanpa Asisten Rumah Tangga, menghandle semua pekerjaan mulai saat matahari masih cukup jauh untuk terbit.Semua dilakoninya tanpa kesal.Jumpalitan berjibaku dan berpacu dengan waktu. Selain itu, adikku masih sempat mensupport suaminya, mencari tambahan income dengan berdagang pakaian on line dan berjualan nasi minyak. Seringkali melewatkan jam tidur saat ada pesanan nasi minyak lengkap dengan lauk opor dan malbi nya.Mencuri2 waktu menjalankan bisnis on line nya saat anak2 tidur.Dan hati saya basah.Jauh lebih basah dari mata saya saat menulis ini.

Bukan, saya bukan mengasihaninya.Itu adalah Qadarullah baginya dan saya bangga sekali padanya. Saya justru mengasihani diri saya yang kadang lupa bersyukur saat tubuh ini lelah mengurus rumah.Sementara apa yang saya lakoni setiap hari, mungkin hanya seperempat dari apa yang dilakoninya.

Saya bermohon kepada Allah, semoga dia dikaruniakan fisik yang sehat, keikhlasan yang besar dan kesabaran yang banyak.Inshaallah, ladang amal dan pahala yang didapatkannya  akan berlipat2.Inshaallah jalan yang dipilihnya itu tidak pernah salah.Itulah ketetapan Allah baginya.Semoga Mas Raafi,Mas Bagas dan De Bagus kelak, senantiasa menyadari dan bersyukur atas jalan yang telah dipilih ibu mereka.

Barakallahu fiikum, adikku sayang.

image

their sweet family plus Abi

image

us plus Mas Raafi

image

All grandsons

image

Popi with De Bagus dan Mas Raafi

image

image

Momi with Mas Bagas

image

image

Abi dan Mas Raafi

Leave a comment »