Riniivan's Blog

Something about my life

#Sekolahbumomi in Pict

image

Note : Abi dan Momi belajar penjumlahan dengan alat bantu jari kertas.Yang dijiplak adalah tangan Abi dan momi, lalu dipake untuk menjumlahkan soal2 penjumlahan sederhana

image

Note : membuat vas bunga.Pot nya pake gelas kertas, beli di pasar basah 6,000 perak dapet 20gelas.Isi “tanah”nya dari kantong kresek , aneka tanamannya dari kertas karton, batang nya dari stick popcicle.Abi belajar apa? nempel buah nya, dan menghitung serta menjumlahkan.

Untuk anak usia lebih kecil dari Abi, bisa belajar warna, shape, dan ngelatih motorik nya saat nempel.

image

Note : Dengan memanfaatkan sticker meteran yang umum dijual di pinggir jalan untuk aksesoris motor.Ngebelinya 10ribu 1meter kertas, bisa beli setengah meter, banyaaak dan murah.Saya gunting membentuk beberapa jenis shape ie : circle, triangle, rectangular ato square.Lalu di kertas lembar kegiatan, saya gambar dengan tangan, urutan pola shape yang harus diikuti Abi.Abi menempel shape sesuai pola yang saya buat.Disini Abi belajar pemolaan urutan bentuk.Bagi anak lebih kecil, bisa mengajari mereka aneka bentuk shape yang dikelompokkan sesuai jenisnya.

image

Note : Saya bikin jemuran bersama Abi.Asal lilit aja di benda2 yang ada di rumah, pake tali rafia dan jepit jemuran.Menggunakan kertas yang saya gunting seukuran, saya tuliskan 1huruf di tiap
potongan kertas.Lalu semua huruf saya sebar di lantai di bawah “jemuran”, dengan semangat sambil inovasi nyanyi2, saya dan Abi menjemur huruf berdasarkan kata yang diberikan misal : CAR , maka Abi akan mencari huruf per huruf dan menjemurnya membentuk kata yang dimaksud.

image

Note : Abi paling suka nempel.Lalu saya kasih potongan2 shape dan mengajaknya membentuk vehicle yang dia suka kaya mobil, truck, ato bus.Abi berlatih menempel, menyusun dari bentuk yang ada, lalu kami hitung masing2 jumlah shape nya

image

Note : memanfaatkan kancing baju yang saya tempel huruf2 dan dilekatkan dengan double tape, Abi membentuk kata sesuai yang diminta.Intinya belajar mengenal huruf dengan media kancing baju.Something new for him, jadi dia antusias.

image

Note : Simple activity .Saya tulis satu kata di papan.Saya siapkan potongan2 huruf dan Abi mencari satu persatu huruf, membentuk kata yang saya tempel di papan.Belajar mengenal huruf toh? šŸ˜€

image

Note : belajar bentuk / shape, menempel, membentuk bangunan dan pohon.Saya bikin awan dan matahari Tanpa pengarahan dan contoh, Abi yang menempel, dan memutuskan dimana posisi awan, pohon, jendela, matahari, dll

Ntar lanjut yaaaa di part 2

PS : untuk seorang bunda hebat yang tadi ngemail nanyain contoh aktivitas kami di #sekolahbumomi

3 Comments »

Selamat Hari Guru.

image

Telat 1 hari sih..tapi tak masalah.

Menurut wikipedia –Ā  http://id.m.wikipedia.org/wiki/Guru
“Guru adalah pendidik dan pengajar padapendidikanĀ anak usia dini jalurĀ sekolahĀ atau pendidikan formal, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah. Guru-guru seperti ini harus mempunyai semacam kualifikasi formal. Dalam definisi yang lebih luas, setiap orang yang mengajarkan suatu hal yang baru dapat juga dianggap seorang guru.”

Guru paling berkesan bagi saya? Hampir semua Guru SD saya dulu plus 1 orang guru SMP yang mengajar Bahasa Inggris.Yang lainnya? Terkenang tapi tanpa kesan khusus šŸ˜€

Cita2 saya sejak SMA adalah menjadi guru.Tapi entah kenapa, orangtua tak merestui dan tak menganggapnya cukup layak. Seingat saya, dua kali membeli formulir UMPTN karena di form yang pertama, saya mengisi FKIP sebagai pilihan fakultas dan jurusan.Berhubung ditolak orangtua ( dan saya menangis berhari2 saat itu , dengan hasil sama, penolakan ). Maka di form kedua yang saya beli, saya pun mengisi Fakultas Teknik sebagai pilihan utama, yang direstui orangtua dan akhirnya lulus.

Menamatkan pendidikan S1 , cita2 saya belum kandas. Saya mendatangi dosen pembimbing dan dengan mata basah, menyampaikan padanya bahwa saya mau jadi guru ( karena beliau saat itu juga menjabat sebagai salah satu Dosen senior di beberapa kampus dan Dewan Pembina di salah satu SMA dikota ku ). Saat itu beliau menantang saya dengan jargon : jadi guru tidak akan kaya harta.Saya kekeuh.Beliau bilang : untuk seorang Sarjana Teknik, kerja di industri jauh lebih menjanjikan, saya pun tetap kekeuh mau jadi guru.

MelihatĀ  kesungguhan niat saya, saya pun dimentor oleh beliau, saat skripsi, nyambil jadi asisten beliau, mengajar kelas semester 3, dengan co fasilitating tanpa dibayar .Saya bahagia teramat sangat.Tanpa bayaran dan iming2 apa pun.

Singkat cerita, saya pun dipercaya beliauĀ  dan lulus tes mengajar di salahĀ  satu kampus swasta.Dipersingkat lagi ceritanya, benturan datang bertubi2 dari sana sini hingga akhirnya saya menyerah.Saya meninggalkan dunia mengajar, yang selama hampir 2.5tahun saya perjuangkan. Dosen saya hanya bilang, the teacher is not to be born.Menjadi guru adalah panggilan.Dan dia melihat hal itu sangat kuat ada pada diri saya. Beliau wafat dengan pesan, be a good teacher, at least for your own children.Dont ever kill the gift.

Waktu berlalu bertahun2, saya kerja di sektor perbankan tapi hasrat mengajar tetap tumbuh.Sepulang kerja, tanpa rasa lelah, saya mengajar di salah satu tempat kursus Bahasa Inggris di kota saya, juga hari Sabtu, saya menjadi guess teacher di kelas2 guru2 lain, dengan bayaran rasa bahagia dan kepuasan batin.Saya membawa kebahagiaan bagi anak2 yang rata2 SMA.Kelas saya selalu penuh, ramai, penuh tawa, full English, dengan hujanan hadiah murah meriah bagi kurid2 yang aktif , dan semuanya aktif jadi semua dapet hadiah dech, semua jaim hilang, semua merasa tertantang.

Rupanya lagi2 hal ini mengganggu guru2 lain yang metode mengajarnya masih 1 arah dan teoritis.Mereka melayangkan protes pada pemimpin karna sebagian besar murid mereka pindah ke kelas saya .Karna murid2 di kelas mereka mulai membanding2kan mereka dengan saya.

Ahh..lagi2, demi kebaikan bersama, saya pun mundur dan saat bersamaan harus hijrah ke Jakarta. Tapi Allah Maha mengatur.Di ujung masa lelah saya terjun di team bisnis bertahun2 , saya akhirnya mendapat kesempatan join di tim support, as a facilitator.Tugas saya : mengajar RM2 baru ( Relationship Manager ).

And yes! that’s the happiest moment of my working at the bank.Kelas saya selalu penuh aktivitas, belajar product knowledge terasa begitu colourful dan menarik. Tapi, sekali lagi, Allah Maha Tahu apa yang terbaik.

Saya meninggalkan passion saya itu, dengan segala suka dan suka nya, dengan keridhoan tinggi, demi menjadi madrasah bagi anak saya, Abisha.

Saya menyesal? Tidak.Saya menyalahkan orang tua yang tidak merestui saya menjadi guru? Sama Sekali Tidak.Semua sudah saya usahakan, tapi Allah memberikan yang terbaik buat saya.

Ya, sekarang saya adalah guru bagi Abi, di #sekolahbumomi, nama yang diberikan anak saya atas aktivitas kami. Saya bersyukur malah, dengan bekal dan pengalaman saya dimasa lalu, saya sangat bersemangat merumuskan materi2 bermainnya Abi dengan selipan2 aktivitas belajar nya. Allah Maha Tahu apa yang terbaik.Dan ini adalah Qadarullah bagi saya. Alhamdulillah ^_^

Leave a comment »