Riniivan's Blog

Something about my life

Menua Itu Pasti, sweet Talk with Abi

on March 21, 2016

Kemaren ke Depok, nengokin uwak yang sakit setelah 10 hari dirawat di Rumah Sakit.Qadarullah baru sempet kemaren, bareng ade2 sekeluarga,minus ade di Lampung yang menitipkan salam dan doa.

Abi tak banyak bicara saat dia salim Bakas ( kakek, bahasa kayuagung ) yang terbaring di tempat tidur. Juga tak banyak menyapa bakasnya tersebut.Sejak dari rumah, sudah diinformasikan,bahwa kita akan ke Depok, nengokin bakas yang sedang sakit, dia ngeh.

Siang hingga sore, berjalan normal,juga saat udah dirumah, maen bertiga popi, maen smack down, maen ice hockey,maen shopping2 an, tereak2 seru, keringetan,ketawa lepas.

Sampe saat mau tidur,selesai ritual dia dan baca surat pendek, Abi ,dengan serius, nanya ke kami : “kenapa Bakas tua banget? Kenapa Bakas sakit? apa Bakas akan ke surga?”
Saya kembali jelaskan padanya tentang kutipan ayat yang selalu membuat nya tampak sedih,  Kullu nafsin dzaiqatul mauut, bahwa setiap yang bernafas dan hidup,pasti akan mati. Bakas hanya tua dan sedang sakit, tapi kapan bakas ke surga, hanya ALLAH yang tahu.

Lalu dia memeluk kami, lebih tepatnya minta pelukan bertiga, dan dia berkata ” kaka ngga mau popi momi tua dan sakit,kaka tuh sayang banget sama popi momi, akan kaka jagain terus” dan matanya basah tanpa menangis merengek.

Saya dan Popi mengaminkan .Kami tahu, ajal adalah rahasia Allah, entah siapa duluan diantara kami yang akan menemuinya. Tapi kami bertekad, menjaga tubuh kami ini, agar sehat, salah satunya demi Abi


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s