Riniivan's Blog

Something about my life

Selamat LimaNov ,Pop

Another 5 November!

Semoga semakin kuat komitmen antra kita, terhadap janji yang dibuat dengan menyebut Nama Allah, semoga semakin istiqomah mengejar surgaNya, semakin bergiat mencetak generasi shaleh, semakin dekat, semakin qanaah dalam pernikahan,Aamiin Allahumma Aamiin .

Mencatat kejadian yang teramat sangat menyentil saya hari ini. Pagi2, saat Paksu mencari cari dompet beliau, disitulah saya tersadar dan berlari menuju mesin cuci,lalu lemas begitu melihat banyaknya serpihan kertas diantara baju2 yang siap dijemur. Merogoh saku celana terakhir yang beliau pakai, makin lemas rasanya saat meraba si dompet disana.

Rasa marah dan kesal pada diri ,rasa sesal, rasa sedih, berkecamuk dan tertumpah jadi isakan saat menyaksikan KTP, surat2 penting, STNK motor dan STNK mobil yang baru diperpanjang dan balik nama sekitar 3hari yang lalu.

Dan yang saya dapat? pelukan! Hanya itu.Owiya plus usapan di punggung, khas Pak Popi saat saya sedang sedih, gundah atau menangis. Tak ada nasihat, tak ada pertanyaan, tak ada peringatan .Qadarullah kata beliau.Setelah mereda emosi ini, sekitar setengah hari kemudian, saat saya bertanya kenapa beliau ngga marah sedikitpun , jawabnya sungguh membuat mata ini mbrebes lalu menderas,kata beliau, buat apa? Hati saya jauh lebih berharga dari isi dompet itu,dan hati saya tadi pagi sudah terluka walau saya wujudkan dengan tangis dan ambekan ( aneh ya? saya memang aneh )

Lalu sorenya, kami belanja, jalan2 ke mall, berbekal sekeping, satu2nya keping ATM beliau yang berisi saldo lumayan dan yang dipegang kesehariannya oleh saya. Mungkin karena saya lelah, mungkin karena ngga fokus ,mungkin karena saya keasyikan sendiri ,saat di mobil dalam perjalanan pulang ke rumah, saya sadar, dompet saya tak bisa ditemukan. Dibantu Pak Popi ,kami bongkar semua kantong belanja dan tas ransel saya ( sepanjang mall saya gendong di depan) , NIHIL. Kembali lah diri ini lemas seolah tak bersendi.

Setelah memastikan ketakberadaan si dompet,akhirnya beliau telfon call centre bank untuk pemblokiran. Dan saya? Rasanya tak kuasa menatap beliau yang kembali merangkul dan masiiiih aja bisa becandain saya untuk tujuan menghibur. Kembali tak terlihat sedikit pun, setitik aja tatapan kesal di mata beliau, tetap teduh tetap tak judgmental,MasyaAllah.

Dan saya? teramat sangat merugi bila tak bisa sedikiit aja kecipratan ilmu sabar beliau. Terima kasih Pop, untuk segalanya, untuk menjadi guru kehidupan, untuk tak pernah mencela sekali pun,untuk tak pernah menghakimi, untuk tak pernah membuat sedih.Semoga masih ada kesempatan untuk makin berbakti dan mengabdi padamu,Pop, memperbaiki dan makin memperbaiki kualitas diri.Terima Kasih Pop

Advertisements
Leave a comment »

Idul Adha kali ini

Tahun ini di saat Idul Adha, untuk pertama kalinya mata ini sering basah.Basah bukan hanya karena merindu orang tua ,basah bukan hanya karena tidak bisa pulang kampung, melainkan basah merindukan ka’bah.Basah karena rindu tingkat tinggi ingin menunaikan rukun Islam kelima.

Apalah kami ini, umroh pun belum pernah, mau merindukan pergi haji yang kuotanya sangat terbatas dan masa penantian mencapai sepuluh tahun? Tapi hati ini rindu! sangat ingin.

Bismillaah, dengan niat semata karena Allah, Sami’na wa ato’ na,mari semakin luruskan niat, mari seriusi kerinduab, mari mencoba taat, mari terus berusaha dan berpinta.Tak ada yang tak mungkin bagi ALLAH jika itu memang kehendaknya.

Mulai sekarang, serius sisihkan dana agar cepat tercapai angka minimum penyetoran untuk dapat kuota.Sementara, kami saja dulu berdua,insyaAllah kalo ada rejekinya, baru Abi pun akan dibukakan tabungan nya. Bismillaah

Leave a comment »

HOME

Home is where I belong to!

Kemaren kakek dan nenek nya Abi udqh balik ke Palembang, setelah 1 bulan lebih ada di sini, kalo ngga di rumah, ya di rumah ade di daerah Pamulang.
Sedih? tak terdeskripsi, bukan cuma sedih, juga rasa khawatir, nelongso, tak berdaya, ngga enak hati, udah tercampur aduk ngga jelas sejak seminggu yang lalu, saat tiket beliau udah dibeli oleh ade.

Bangun tidur fajar ini pun, hati masih nyeri banget, sehingga mata yang udah sembab ini kembali basah. Seperti Popi bilang, mereka baik2 saja, bahagia karena memiliki anak2 yang baik dan menyayangi mereka, tapi teteep aja rasanya mbrebes di hati.

Saya yang merupakan putri tertua, adalah salah satu saksi hidup perjuangan jungkir balik mereka membesarkan kami dengan tidak mudah, hanya mereka berdua, berjibaku jatuh bangun. Saya yang merupakan putri tertua mereka,adalah salah satu yang sering menangis di balik bantal saat malam tiba, menyaksikan ketabahan dan pengorbanan mereka membesarkan kami. Yang membuat nyeri adalah, setelah mereka “berhasil” , hasil yang mereka usahakan jumpalitan itu pergi, mengikuti imam2 masing2, meninggalkan mereka yang lelah dan menua. Tak usahlah berkata bahwa mereka ikhlas, bahwa mereka tenang. Tentu mereka lebih dari ikhlas, tentu mereka lebih dari bahagia sekarang melihat dan medoakan anak cucunya dengan jarak membentang. Tapi ini soal perasaan anak perempuan kepada orang tua nya.

Tak ada anak yang tak ingin berbakti, tak ada anak yang tak ingin mendampingi dan menjaga langsung orang tua nya disaat badan mereka mulai merenta. Tak ada anak yang tak ingin setiap saat bisa bertemu malaikat dunia nya. Sementara si anak perempuan sedari kecil dididik untuk menjunjung tinggi suami nya,saat sedari awal si anak perempuan ditanamkan prinsip pengabdian pada suami. Jangankan soal karir yang nomer sekian belas, orang tua yang sejujurnya di hati si anak ini menempati urutan terpenting pun, harus digeser kepentingannya, menyusul kepentingan suami dan anak.

Mata ini basah,hati ini lebih basah, khawatir, merindu, pada mereka. Bahu dan pelukan Popi pun berkali2 harus basah.Tanpa kalimat, tanpa janji lebay, hanya usapan tegas namun lembut di kepala dan punggung saya, dan itu sudah sangat menegaskan saya, bahwa semua akan baik2 saja, dalam penjagaan Allah. Home is not where you are from. It is where You belong. I belong and am devoted to my Imam, my Home. But i will always bring my parents along with me ,to home

Semoga bukan hanya janji sementara, bahwa kami akan berusaha selalu membahagiakan kedua pasang orang tua kami, di masa renta mereka setelah selalu dan selalu berjuang untuk kami,anak2nya.

image

Leave a comment »

Hidup Bermanfaat

Bawalah kebahagiaan untuk siapa pun. Berilah manfaat kepada sesama. Jagalah lisan dari mengeluh dan mencela.

Jikapun belum bisa membahagiakan orang lain,minimal jangan membuat mereka sedih dan luka.

Jika belum mampu menjadi manfaat bagi orang lain,minimal jangan menyusahkan mereka.

Jika lisan ini gatal mengeluh dan mencela, lihat ke dalam hati kita, apakah sudah mendekati sempurna? Apakah sudah ada jaminan surga? Jika jawabannya belum, telan semua keluh dan cela itu.

Ikhlas adalah kunci kekuatan,ketenangan dan kunci bahagia,melalui proses sabar dan qanaah. Jangan tunggu nanti nanti untuk berada di jalan itu,karna umur, ajal ,takkan pernah kompromi dan menunggu kita siap.

#musabahah diri #self reminder #ibroh dalam hidup

Leave a comment »

Rejeki Ngga akan Kemana, Yakin dech ^_^

Pas sahur malem kemaren, ngobrol sama Popi, tentang usia utamanya. Pemikiran kami sama, usia udah mau ( insyaAllah ) 40 tahun ini, udah harus mulai mengurangi orientasi pada dunia dan sebisa mungkin hidup memberi manfaat seluas2 nya untuk sekitar dan sesama. Sudah harus wajib,kudu, urgently required, untuk nambah perbekalan safar balik ke rumah sesungguhnya, ngga bisa ditunda2 lagi.
Termasuk lah soal materi, makin tua,Insyaallah sebisa mungkin makin sedikit keinginan, makin sadar bahwa rejeki udah ada bagiannya, termasuk rejeki untuk anak. Naah, ngomongin rejeki, mulai ba’da Dzuhur kemaren, saya bikin selai nanas untuk persiapan bikin nastar request Popi, setelah diblender, berjam2 saya menyaring air nanas setetes demi setetes, sehingga terkumpul 1 panci sedang dari 5 buah nanas ukuran sedang.Iyaa  , saya penggemear berat selai nanas dan sirup nanas. Si air sari nanas ini saya rebus bareng gula dan sejumput garam,sementara dagingnya saya olah jadi selai. Mendidih, sirup siap dituang, ndilala, karna ngga banyak mikir ,si sirup tadi langsung aja panas2 saya tuang ke dalam botol lock n lock, yang ternyata ngga kuat nahan panas, dia meleyot.Sigap dan segera saya ke lemari mau ngambil botol kaca, dan terdengar letusan serta semburan air. Subhanalaah itu sirup nanas idaman saya tumpah memenuhi lantai dapur, lengket, wangi nanas daan menyedihkan.

Sambil ngepel dan bersih2 dapur dari kelengketan tumpahan sirup, saya kok ya terngiang kembali obrolan dengan Popi saat sahur, tentang rizki, tentang kecintaan terhadap dunia, tentang materi. Lah baru keilangan sebotol 1.2 liter sirup nanas aja saya udah kecewa, kok ya ngaku2 mau beriman dan fokus pada perbekalan safar? Sembari ngepel, mata saya basah,sedih bukan karena hilangnya sirup nanas kesukaan, melainkan sedih melihat kondisi diri ini ,semoga bisa selalu bersegera memperbaiki kualitas iman dan diri,aamiin

1 Comment »

Ibrah

Alhamdulillah, mulai masuk minggu kedua Ramadhan, semoga semua umat Islam dilancarkan untuk menambah ibadah dan ketakwaan kepada Allah mulai bulan ramadhan tahun ini dan bulan2 seterusnya, semoga diterima segala amalan yang diniatkan semata2 karena Allah dengan ganjaran rahmat dan pahala yang berlipat2,Aamiin Allahumma Aamin

Satu hal yang tercatat di benak, dalam hidup saya, akan selalu ada aneka peristiwa,baik yang menyenangkan ,menenangkan juga menyedihkan,menyakitkan. Hendaklah kita selalu bisa mengambil ibrah dari setiap kejadian, minimal, bisa semakin memperbaiki diri. Sinisme dari orang lain? biarkan saja lah, tak perlu bereaksi, apapun itu, adalah urusan kita denga  Allah, jadi biarlah cukup luruskan niat, luruskan niat,semata untuk menggapai ridho Allah.

Selalu lah belajar, dari siapapun. Disakiti? belajar, ambil ibrah nya.Dapat karunia dan nikmat? ambil ibrahnya.Teruslah perbaiki diri sendiri,karena kelak, hanya amalan2 yang diniatkan untuk ALLAH sajalah yang bisa membantu kita, syukur2 doa anak2 kita yang shaleh (aamiin ) bisa juga menjadi penolong,aamiin

Leave a comment »

Bekel Popi Ke Kantor ^_^

Sekarang Paksu kalo sarapan pun dibekel, ngejer waktu soalnya.Masyaallah Alhamdulillah, sekarang selalu sholat 5 waktu ( diusahain maksimal oleh beliau ) di masjid, termasuk sholat subuh, sementara paling telat jam 5:30 pagi udah harus jalan ke kantor, jadi sepulang subuhan,beliau hanya makan telor setengah mateng plus minum hangat apakah teh atau jahe. Sarapannya dibekel dech, makan di kantor 😀

Alhamdulillah jadi lebih terjaga stamina beliau, kalopun tak terhindarkan kena flu, ngga lama, paling 3harian terus udah sembuh lagi.Semoga Allah menjaga Popi senantiasa ya Pop, merahmati dan meridhoi Popi selalu,aamiin

Jadi yang dibawa lumayan banyak hehe menuh2in tas dech, mulai sarapan nasi jumlah sedikit, makan siang, cemilan sore dan emping atau buah2an.

image

image

Leave a comment »

Abi yang Masyaallah Alhamdulillah Jarang Sakit

Abi itu mungkin kalo diingat2, kena flu cuma 1-2 tahun sekali, dan itupun tanpa lama atau panas tinggi berlebih, biasaya cuma 2 hari.Masyaallah, Alhamdulillah syukur kepada Allah semoga sehat terus ya,Nak.

Badannya sih ngga gede, langsing malahan , tapi imunnya Alhamdulillah termasuk bagus ( segala puji bagi Allah ).
Kaya long weekend kemaren, Jumat pagi saat bangun tidur, dia minta minum dan bilang bahwa lidah nya sakit dan kalo nelen pedih. Siangnya, idungnya mulai basah,bersin2 dan badan agak hangat.

Seperti biasa, kami kasih jelly gamat, juga minumnya dibanyakin yang biar ngga kembung, kami ganti isi jar nya yang kapasitas 1liter dengan air berporopolis dan 1 jar lagi kapasitas 500mili kami isi aer kelapa ijo plus jeruk peras, sering diingetin untuk diminum. Abi mah dari dia bayi ,ngga pernah bisa minum obat, jangankan obat dokter, tempra pun pasti muntahin lagi.Alhamdulillah belum pernah minum antibiotik, kalo flu ngga pefnah sampe dinobu ( diuap ), semua diusahain pake cara alami.

Saat dia demam,banyak saya kasih sayur dan buah orange dan merah, juga kalo dia lagi mau, saya suapin aer perasan kunyit plus madu sekitar 1 sendok makan. Air minumnya ditetesin sedikit propolis, gamat porsi rutin aja ngga ditambah,dan aer kelapa ijo plus madu ato jeruk manis peras.Syukur pada Allah,kalo lagi ngga enak badan pun,makannya masih bagus,biasanya selingannya saya kasih bubur roti susu keju dan potongan buah, ato rujak serut, ato jus, pokoknya yang bisa bantu ngebooster imunnya gitu.Maen pun tetep, ngga pake stop 😀

Alhamdulillah ,biasanya ngga sampe parah flu nya, langsung kering.

Nah,di beberapa kasus yg agak serius, misalnya ortunya kena sakit agak2 diluar kebiasaan, atas saran dokter, Abi kami kasih imun booster yang ngga alami sebagai tambahan ( saya dan Popi sih tetep lebih percaya cara alami lewat makanan ya ),walo harus telaten.
Dokter ngasih tau pake *sop**nosin , daan ampuh! Itu bukan antibiotik melainkan booster untuk imun tubuh mengaktifkan dirinya melawan virus yang menyerang.

Orang dewasa pun dianjurkan minum agar imun bekerja maksimal, tapi emang ,dipakenya hanya pada kondisi darurat, misal, lagi ada wabah sementara kondisi badan kurang fit, ato saat kita berpergian di saat kondisi agak2 drop, barulah minum itu.

Harapan kami, semoga Abi selalu sehat,ceria, bahagia. Ngga masalah sama sekali kook kalo sampe umurnya udah 5 tahun lewat tapi masih cuma mau makan masakan mominya, ngga malu2in kok kalo sampe sekarang Abi ngga kenal jajan, ngga berkurang kerennya kalo Abi hampir ngga pernah makan makanan berkimia termasuk pewarna walopun food grade, ngga papa Nak, sesiapnya Abi aja.

Sesekali, kami tawarin kok aneka jajanan ,dan dia masih nolak.Cemilan non home made Abi saat ini mazihlah biskuit marie regal. Es krim? dikasih yang Pabrikan kaya waalls, tapi Abinya ngga gitu doyan. Doi lebih suka es krim sederhana bikinan mominya .Coklat? Abi lebih demen yang dark, kadar 80%an, pahit dech buat lidah mominya.

Kacang? sesekali makan yang roasted,tanpa kulit, yang dioven sendiri oleh mominya. Permen? enggak lah, ngga ada enaknya.Kue2 pasar ato bakery? Abi belum doyan, jangan kan kue2 beli, yang bikinan neneknya pun dia masih ogah.Jadi, kalo saya selalu ngebekel makanan homemade kemana2,bukan untuk gaya2an,melainkan agar anak ngga kelaparan.Repot? ngga juga, seneng malah.

Semoga sehat terus ya Nak,selama momi bisa dan Abinya mau, tentu momi ngga pernah keberatan sama sekali kook

Leave a comment »

Sakit Campak Pada Dewasa

Kemaren barusan posting tentang saya yang sakit saat Paksu lagi jauh dari rumah alias lagi dines, tadi doong,Alhamdulillah berhasil ke dokter tanpa drama dari Abi 😀

Ternyata ya sodari sodari, saya bukan kena alergi, bukan pula keracunan kopi 😀 , melainkan saya kena campak.

Kok bisa? padahal waktu kecil udah pernah kena? yaa, namanya juga virus ya. Kok ngga demam? Ada campak Jerman,yang ngga pake demam. Campak itu ngga ada obatnya, cuma ngandelin kekebalan dan imun tubuh aja, karna virus, dilawan oleh antibody kita.

Gejalanya apa sih? Begini sepengalaman saya :
Hari pertama dan kedua, muncul ruam2 merah di sekitar leher, lalu naik ke muka.Aduh ya, Subhanallah tampilan muka saya bengap,bengkak merah2 gatal , sampe2 ngga tega mau ngebersihin pake pembersih muka ato ngolesin aer fte sk2 kaya rutinitas biasanya.

Hari ketiga, si ruam ini menyebar ke seluruh tubuh, gatal, perih panas, lalu barulah si demam tinggi muncul di hari ini. Badan panas, mual, pusing tingkat tinggi yang kalo kita sholat pun rasanya antara mau roboh dan mau muntah .

Nah parahnya lagi ( Subhanallaah ya, cobaan ) setelah minum obat yang dikasih dokter, berupa obat demam, flu dan gatal, bukannya membaik, badan saya malah menggelembung, bengkak,  sangat bengkak sampe sampe mata saya menghilang, kaki saya ngga masuk ke sendal dapur yang biasanya kegedean ( sandal bekas hotel gitu ), dahsyat bangeeet, ditambah lagi kalo bengkak gitu kan rasa kebas ya, kaki rasa ngga napak, tangan rasanya ngga bisa ngejangkau benda2 dengan maksimal. Disini rasanya saya agak2 sedih. Alhamdulillah syukur, ada mimi Iis yang nemenin kaka Abi, seenggaknya Abi ngga begitu sendirian kan ya, walo kalo untuk makan, kami terpaksa pake layanan go food by gojek. Biasanya di kondisi begini, nasi padang selalu jadi pilihan, biar bisa masuk 😀 ditutup dengan rujak buah siantar yang terkenal ueannaak itu.

Hari ke 4, demam masih tinggi, disertai kembali badan muncul ruam2 gatal dan panas, lalu berikutnya mulai dech cooling down, walo bercak2 merah masih memenuhi seluruh bagian tubuh.

Asli dech  , saya banyakan terkapar daripada berdaya nya, Subhanaallaah banget ya, yang namanya sakit, jauh dari suami, jauh dari siapa2 😥 Sengaja sih  , saya buka tipe yang suka ato bisa mengumbar masalah ato sakit ke orang lain,  jadi ngga cerita2 ke ortu2, khawatir malah bikin mereka repot. Biasanya mah kalo  udah sehat ato kalo masalah udah teratasi, barulah saya mengupdate mereka. Kita ini hidup, kalo belum bisa nyenengin orang lain, yah minimal jangan nyusahin lah ya 😉

Naaah, Masyaallah mau tau yang hebat? Saat ini Paksu dalam perjalanan pulang, iyaaa, pulang dari perjalanan dinas beliau ke Italy #jogetjoget dan kekuatan saya seolah balik. Tadi subuh saat abis sholat, badan saya jauh sangat amat segar.Saya beberes dapur, saya nengokin isi kulkas yang sempat beberapa hari saya terlantarkan, dan saya mulai mau masak buat ABI dan Paksu.Udah lama Paksu  kepingin makan nasi kebuli, okaay, akan saya bikinin , kebetulan masih ada rendang, saya tinggal bikin gule daging sapi cincang dan sambel nanas syukur2 sempet bikin malbi ayam 😀

Belahan jiwa saya segera pulang, dan semangat saya, tenaga saya, kekuatan saya pun seolah berangsur pulih.Owiya, popi juga akhirnya berkesimpulan, Kondisi istrinya selalu melemah setiap saat ditinggal pergi agak lama ( baca maksimal seminggu ) oleh beliau 😀 Sedih sih, tapi ya mau gimana lagi, emang begitu kondisinya.Setiap beliau dines lama  pasti sayanya sakit.Jadi kalo kelak Paksu dapet giliran short course 3bulanan, kayanya kami bakalan ikut dech, ngontrak rumah petakbjuga ngga papa,asal deket2, asal ngumpul 😀

Leave a comment »

Sakit Saat Pak Suami Jauh

Pak Popi aka Pak Suami aka Pak Su lagi dines lama ,1 minggu.Biasanya kalo dines, popi paling 1 malem, ato beliau selalu usahain PP last flight kalo flight nya ada,kecuali wilayah tertentu di bandara Indonesia yang flight schedule nya terbatas, barulah popi ngga pulang.

Kalo dines luar,biasanya 1 minggu minimal, naaah ini terhitung lama buat kami yang selalu mendambakan beliau #isssh lebay ini mah.

Qadarullah, kejadian lagi kaya beberapa saat lalu ,ketika Paksu dines lama ( catat, 1 minggu sih ^_^ ). Hari Minggu kemaren, seluruh badan saya bengap bengkak ,penuh totol2 kecil kaya keringat malam, merah, bintik2 kecil,gataaal tak terdefinisi, panas,perih,disertai kepala saya yang seolah2 kebas, ngomong udah ngga terstruktur karna lupa apa yang mau diomongin. Engga pake demam, engga pake pusing atau mual, hanya reaksi di kulit yang kemungkinan besar adalah alergi.

Mau ngehubungi paksu ngga bisa karna beliau masih diperjalananan tanpa koneksi hp dan sejenis. Jadi nanya ke grup ibu2 di whatsapp, atas saran mereka, disuruh pake bedak dulu sementara, minum susu yang banyak, mandi aer sirih ato minum kelapa ijo, juga disuruh minum obat anti alergi, incydal ato deksamethason.

Nah qadarulloh, yang tersedia di rumah hanyalah susu. Jadi segitu Abi bangun, sarapan, saya ajak ke apotek sekalian beli kelapa ijo naek ojek yang subhanallaah, tukang ojek kosong ,putar balik badan dech #masih setrong

Alhamdulillah, ba’da Dzuhur, nyoba ngojek lagi, udah ada kang ojeknya, cuma kelapa ijonya ngga nemu, dapet deksametason ini yang langsung saya minum.

Kalo obat efeknya tentu ngga instan kan ya, ini badan bertambah2 bruntus nya,dan setelah ngebujukin Abi, dia mau nemenin saya ke IGD,ganti baju,siap2, pesen taxi,qadarulloh, Abi nangis, ngga bolehin momi nya ke dokter untuk diperiksa,dia khawatir banget mominya kenapa napa,jadi daripada daripada, akhirnya batal.
Saya minum vitamin C ajalah, diselingin beberapa saat kemudian susu bear brand 1 kaleng , lalau minum aer kangen 1liter ada kali ya,minum lagi obatnya.Bismillaah banyak berdoa pada Zat yang maha menurunkan dan mengangkat penyakit, agar saya sabar ,demi anak. #disini mulai kerasa sediiih dan merindu lebay pada Paksu.

Alhamdulillah sekarang walo masih bruntus,tapi kepala ngga lagi kebas, merah2nya udah berkurang ,gatal sih masih, tapi dibanding kemaren? jauh lebih mending, muka udah berkurang sembab nya walo belum balik normal. Hari ini mau coba lagi bujukin Abi agar bisa ke dokter,kalo enggak pun, info temen,reaksi alergi ilang sendiri dalam 3 harian, jadi mari bersabaaaar :-).Saya curiga ini alergi kopi aceh, karna sejak.minum kopi ini aja keluar reaksi gini, jadi sementara,walo saya cinta banget kopi ini dan belum pasti juga apa pemicunya kopi, tetep ajalah saya hindari dulu yang namanya kopi 😀

Owiya, to be informed ya, yang namanya emak2 (rempong ) kaya saya ini,walo badan rasa berat, teteup aja masak.Masak lauk makan Abi,juga bikin cemilan cake pisang simply karena ada pisang ranum yang sayang banget kalo ngga kemakan. Abi sukaa cakr pisangnya. Momi menyayangimu ,Nak, for whatever u are ^_^

Nah, hikmah yang saya dapat adalah, be strong, be more and more patient.Anak ngga akan nyaman kalo ngeliat ibuknya menderita, jadi sedapat mungkin, tetaplah santai,kuat, memohon pada ALLAH agar kuat :-D.
Juga, harus bisa mandiri saat Paksu jauh, harus bisa tau cara ke RS saat darurat, harus tau no telp satpam kompleks , harus bisa ngapa2in sendiri. Lah saya? ganti galon ato gas aja ngga bisa, jadi kalo aer minum abis, dan paksu ngga ada? beli aer botolan dech. Bayar2 kewajiban bulanan aja ngga ngerti.Pernah saat paksu dines, dapet peringatan bayar PLN ato dicabut listriknya ( jaringan ATM sempet ngga bisa kata paksu, jadi tertunda dan paksu buru2 berangkat dines,kelewat ),saya cuma bisa bingung dong, ngga tau nomer pelanggan, ngga ngerti cara bayar 😥 Alhasil maksain telpon paksu agar beliau bisa nolongin dari sana :'(.

Kalo jaringan wifi rumah down? ya saya ngga pake internet selama paksu ngga ada 😦 Begitulah saya, terlalu bergantung pada Paksu,makanya kalo beliau ngga ada, saya kaya keilangan sebelah kaki dan separuh nafa #ini emang lebay, tapi nyata 😀

Semangat ahhh, berbenah diri dari sekarang, belajar terus selama hidup.Ada ABI, yang masih sangat bergantung pada ibuknya ini ^_^

Leave a comment »